Klikpantura.com Kabupaten Tangerang,— Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Seroja angkat bicara terkait meningkatnya jumlah truk kontainer yang melintas di Jalan Raya Sepatan–Pakuhaji. Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua,” Selasa (14/04/2026)
Menurutnya, dalam beberapa hari ini terakhir, intensitas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut mengalami peningkatan signifikan, terutama pada jam-jam sibuk, dan hingga mengenai kabel listrik warga Pakuhaji yang melintang di atas jalan raya Pakuhaji
Jalan ini sejatinya bukan jalur utama untuk kendaraan bertonase besar. Namun, kenyataannya banyak truk kontainer yang tetap melintas tanpa pengawasan yang ketat,” ujar Muhidin ketua DPC LSM Seroja kabupaten Tangerang kepada awak media.
Ia juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai belum memadai untuk menahan beban kendaraan berat secara terus-menerus.
Akibatnya, sejumlah titik jalan mengalami kerusakan, seperti berlubang dan bergelombang, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, keberadaan truk kontainer dinilai menghambat aktivitas masyarakat setempat. Kemacetan kerap terjadi, terutama saat kendaraan besar tersebut melintas secara beriringan di jalan yang relatif sempit.

LSM Seroja mendesak pemerintah daerah serta instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret. Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pembatasan jam operasional truk kontainer, penegakan aturan tonase kendaraan, serta peningkatan pengawasan di lapangan.
“Kami berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan akibat lemahnya pengawasan,” tegasnya.
Selanjutnya Masyarakat sekitar juga menyuarakan keluhan serupa. Mereka berharap pemerintah segera memberikan solusi agar kondisi lalu lintas kembali aman dan nyaman untuk semua pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan yang akan diambil. Namun, desakan dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadi perhatian serius demi keselamatan dan kenyamanan bersama.






