Klikpantura.com TANGERANG– Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Banten Mohamad Jembar Msi menyoroti insiden truk bermuatan sampah berpelat hitam yang terbalik di kawasan Jalan Ruko Duta Sentosa, Nagrak, Kelurahan Priuk, Kota Tangerang. Peristiwa tersebut menarik perhatian masyarakat karena menimbulkan gangguan arus lalu lintas serta menimbulkan pertanyaan mengenai legalitas dan pengawasan kendaraan pengangkut sampah yang beroperasi di wilayah tersebut,” Senin (15/06/2026)
Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, truk yang mengangkut sampah tersebut mengalami kecelakaan hingga terguling di badan jalan. Muatan sampah yang berserakan sempat menghambat aktivitas pengguna jalan dan menimbulkan bau tidak sedap di sekitar lokasi.
Mohamad Jembar Msi Ketua GMPK Banten meminta instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan tersebut.
Ia menilai penggunaan kendaraan berpelat hitam untuk aktivitas pengangkutan sampah skala tertentu perlu ditelusuri guna memastikan kepatuhan terhadap ketentuan administrasi dan operasional yang berlaku.
“Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius. Selain faktor keselamatan, perlu dipastikan apakah kendaraan yang digunakan telah memenuhi ketentuan perizinan dan standar operasional pengangkutan sampah,” ujarnya.
Kami GMPK Banten juga mendorong adanya evaluasi terhadap sistem pengawasan armada pengangkut sampah yang beroperasi di wilayah Kota Tangerang.
Menurutnya, pengawasan yang ketat diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa yang dapat membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Kami berharap pemerintah segera melakukan pembersihan lokasi secara menyeluruh dan mengambil langkah pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi. Selain itu, masyarakat sekitar juga meminta adanya transparansi mengenai asal muatan sampah, tujuan pengangkutan, serta status operasional kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab pasti kecelakaan maupun status kendaraan yang terbalik tersebut. Aparat diharapkan segera melakukan investigasi dan menyampaikan hasilnya kepada publik guna menghindari spekulasi di tengah masyarakat.






