Kebakaran TPA Rawa Kucing Kembali Terjadi, Warga Minta DLH Kota Tangerang Tingkatkan Kewaspadaan Dini

Screenshot 20260928 2003482 Klik Pantura

Klikpantura.com Tangerang, 28 September 2026* – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang kembali mengalami kebakaran pada Senin, 28 September 2026 sekitar pukul 5.30 WIB.

Api dilaporkan muncul dari tumpukan sampah di zona 2 dan dengan cepat membesar akibat angin kencang dan cuaca panas yang melanda Kota Tangerang dalam sepekan terakhir. Petugas Pemadam Kebakaran BPBD Kota Tangerang bersama petugas TPA berhasil melakukan pemadaman dan pendinginan hingga pagi hari.

Peristiwa ini sontak mengingatkan kembali trauma warga sekitar TPA. Sebagaimana diketahui, kebakaran besar pernah terjadi di TPA Rawa Kucing pada *20 Oktober 2023* lalu, yang berlangsung selama lebih dari 2 minggu, menimbulkan kabut asap tebal hingga radius 3 kilometer, mengganggu pernapasan warga, serta melumpuhkan aktivitas di sekitar Neglasari, Batuceper dan Benda.

“Kami panik. Asapnya sudah mulai masuk ke rumah lagi. Jangan sampai seperti tahun 2023 lalu, kami dua minggu tidak bisa bernapas, anak-anak sesak, sekolah diliburkan. Trauma itu masih ada,” ujar salah seorang Kelurahan Kedaung Wetan.

Screenshot 20260928 2003422 Klik Pantura

Atas kejadian ini, masyarakat dan pemerhati lingkungan mendesak *Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang* untuk tidak lengah dan segera meningkatkan sistem kewaspadaan dini.

Beberapa poin yang menjadi tuntutan warga:

*1. Pengawasan 24 Jam dan Deteksi Dini:* Pemasangan CCTV thermal dan alat deteksi gas metan di titik-titik rawan, mengingat penumpukan gas metan adalah penyebab utama kebakaran TPA.
*2. Manajemen Sampah yang Benar:* Penerapan metode _sanitary landfill_ dan _controlled landfill_ yang konsisten, bukan sekadar _open dumping_, serta percepatan pengurangan sampah dari sumber.
*3. Penyediaan Sarana Pemadam di Dalam TPA:* Menyiagakan mobil pemadam, hydrant, dan tandon air secara permanen di dalam area TPA.
*4. Keterbukaan Informasi:* DLH diminta transparan kepada publik terkait penyebab kebakaran dan langkah mitigasi agar tidak menimbulkan kepanikan.

Screenshot 20260928 2003332 Klik Pantura

Kebakaran TPA bukan hanya soal sampah, tapi soal keselamatan dan kesehatan ribuan warga di sekitarnya. DLH Kota Tangerang diharapkan menjadikan peristiwa 20 September 2026 ini sebagai peringatan keras terakhir, dan memastikan tragedi asap 20 Oktober 2023 tidak terulang kembali.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kutipan Resmi dari pihak dinas terkait, tentang peristiwa tersebut. (Tim/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *