Bos Jalu dan Bos Ade Saputra Gelar Turing Ziarah, ke Makam Raden Arya Wiratanudatar dan Kiyai Ahmad Cinangsi Cianjur

IMG 20260531 WA0035 Klik Pantura

Klikpantura.com *Cianjur* – Rombongan yang dipimpin oleh Bos Jalu dan Bos Ade Saputra menggelar kegiatan turing ziarah religi ke sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, diawali dengan kunjungan ke makam ajengan Ki Ahmad cinangsi lalu ke makam Raden Arya Wiratanudatar atau yang dikenal sebagai Eyang Dalem Cikundul di kawasan Cikundul, Kecamatan Cikalongkulon,” Sabtu dan Minggu (30-31/05/2026)

Rombongan berangkat sejak sore hari menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus mengenang jasa Guru Ustad Sariin (Almarhum) serta para tokoh penyebar agama Islam dan pendiri wilayah Cianjur. Setibanya di kompleks makam, para peserta melakukan doa bersama dan tahlil untuk mendoakan para leluhur serta memohon keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.

Lanjut ke Makam Raden Arya Wiratanudatar dikenal sebagai salah satu situs sejarah penting di Cianjur. Sosok beliau tercatat sebagai bupati pertama sekaligus tokoh yang berperan besar dalam perkembangan Islam dan pemerintahan di wilayah tersebut. Hingga kini, kawasan makam Dalem Cikundul menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah.

IMG 20260531 WA0043 1 Klik Pantura

Setelah melaksanakan ziarah di makam kiyai Achmad cinangsi yang di kenal batu kurung,,!! Cianjur, rombongan melanjutkan perjalanan menuju makam Raden Arya wiratanu datar Cikundul di wilayah Cianjur. Di lokasi tersebut, kegiatan serupa kembali dilaksanakan dengan pembacaan doa dan mengenai pentingnya meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam serta menjaga nilai-nilai persaudaraan.

Bos Jalu menyampaikan bahwa kegiatan turing ziarah ini bukan sekadar perjalanan wisata religi, melainkan juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan antaranggota rombongan.

IMG 20260531 WA0044 Klik Pantura

Sementara itu, Bos Ade Saputra berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh pendahulu yang telah berjasa bagi masyarakat.

Suasana kekeluargaan terlihat sepanjang perjalanan. Selain berziarah, para peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Cianjur yang kaya akan nilai religius dan kearifan lokal.

Kegiatan turing ziarah ditutup dengan doa bersama serta sesi foto rombongan sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan atas perjalanan spiritual yang berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh makna.

Hamba Allah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *