Polisi Cek Dugaan Judi di Warung Kopi Desa Pepe, Hasilnya Nihil

IMG 20260526 WA0054 Klik Pantura

Klikpantura.com.Sidoarjo— Aparat kepolisian dari Polsek Sedati bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik perjudian kartu remi di sebuah warung kopi di wilayah Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo,”Jumat (22/5/2026).

Informasi mengenai dugaan perjudian tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan kanal pengaduan masyarakat. Warga menyebut aktivitas permainan kartu dilakukan secara terbuka di salah satu warung kopi setempat.

Menanggapi laporan itu, petugas Polsek Sedati bersama perangkat desa dan personel Satpol PP langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan.

Kegiatan pemeriksaan dipimpin Kanit Intel Polsek Sedati, Ipda Marsuhud, bersama sejumlah anggota kepolisian, personel Satpol PP, serta Kepala Desa Pepe dan perangkat desa.

IMG 20260526 WA0049 Klik Pantura

Petugas memeriksa warung kopi milik seorang warga berinisial Z yang diduga menjadi lokasi praktik perjudian kartu remi. Selain melakukan pemeriksaan, polisi juga memberikan imbauan kepada pengelola warung dan warga sekitar agar tidak melakukan aktivitas perjudian dalam bentuk apa pun karena melanggar hukum.

Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons cepat setiap laporan masyarakat demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

“Setiap laporan maupun pengaduan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas perjudian ataupun tindak pelanggaran hukum lainnya,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi tidak menemukan adanya praktik perjudian. Berdasarkan keterangan petugas, warung kopi tersebut memang kerap menjadi tempat berkumpul para peternak, penjual, dan pembeli kambing karena lokasinya berada dekat kandang kambing.

IMG 20260526 WA0052 Klik Pantura

Keramaian aktivitas warga di lokasi itulah yang diduga menimbulkan persepsi negatif dan memicu dugaan adanya praktik perjudian di tengah masyarakat.

Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

(Ridho)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *