Klikpantura.com Tangerang – Aparatur lingkungan yang terdiri dari Kepala Dusun (Kadus), pengurus RW, serta para Ketua RT di Perumahan Griya Sepatan “Desa Gintung “Kecamatan Sukadiri serta “Ketua MCS Sukadiri meningkatkan kesiapsiagaan menyusul kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya banjir susulan di wilayah Perum Griya Sepatan,” Minggu malam (08/03/2026)
Sebagai langkah antisipasi, pengurus lingkungan memutuskan untuk membuka pintu gerbang utama perumahan selama 24 jam penuh. Kebijakan ini berbeda dari biasanya, di mana pintu gerbang perumahan rutin ditutup setiap pukul 23.00 WIB.
Menurut pengurus setempat, keputusan tersebut diambil untuk memastikan akses keluar masuk warga tetap lancar apabila terjadi kondisi darurat, terutama jika banjir kembali melanda pada malam hari. Dengan gerbang yang selalu terbuka, kendaraan evakuasi maupun bantuan dapat lebih mudah masuk ke area perumahan.
Selain membuka akses gerbang, para pengurus lingkungan juga terus melakukan pemantauan kondisi sekitar serta berkoordinasi dengan warga. Warga diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi naiknya debit air.
“Kami berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Karena itu gerbang belakang yang biasanya ditutup pukul 23.00 WIB sekarang dibuka selama 24 jam agar akses warga lebih mudah jika terjadi keadaan darurat,” ujar Kadus salah satu pengurus lingkungan.
Dan kami ucapkan terima kasih kepada ketua mcs Sukadiri bapak ijum Setiawan yang sudah ikut siaga dilokasi, dan peduli kepada lingkungan perum griya Sepatan,” tegasnya
Sementara itu, warga Perum Griya Sepatan juga turut menunjukkan kepedulian dengan saling membantu memantau kondisi lingkungan. Beberapa warga bahkan bersiaga pada malam hari untuk memastikan keamanan serta kesiapan jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.
Pengurus lingkungan berharap kondisi tetap aman dan tidak terjadi banjir susulan. Namun demikian, langkah siaga tetap dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan demi keselamatan seluruh warga.







