Warga Kampung Nanggul Resah, Dua Hari Berturut-turut Terjadi Pencurian
Kabupaten Tangerang– Warga Kampung Nanggul, RT 001/RW 003, Desa Sukasari, tengah diliputi keresahan setelah aksi pencurian terjadi selama dua hari berturut-turut. Peristiwa tersebut membuat masyarakat khawatir karena tindak kriminal di lingkungan mereka dinilai semakin berani,” Minggu (12/07/2026)
Kasus pertama terjadi pada Jumat dini hari, 10 Juli 2026. Seorang warga, Bapak Rohman, kehilangan sebuah mesin pompa air yang berada di sekitar rumahnya. Mesin tersebut diduga dibawa kabur oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Belum reda kekhawatiran warga, keesokan harinya atau Sabtu dini hari, 11 Juli 2026, pencurian kembali terjadi. Kali ini, Bapak Ustaz Rohmat menjadi korban setelah sepeda motor miliknya yang diparkir di rumah hilang diduga dicuri.
Dua kejadian yang terjadi secara beruntun ini bukanlah yang pertama dialami warga Kampung Nanggul. Beberapa bulan sebelumnya, kasus kehilangan sepeda motor juga sempat terjadi di wilayah yang sama. Peristiwa yang terus berulang membuat warga merasa waswas dan berharap ada langkah nyata untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Sejumlah warga berharap pihak kepolisian bersama pemerintah desa dapat meningkatkan patroli, terutama pada malam hingga dini hari yang dianggap rawan terjadi tindak kejahatan. Mereka juga berharap pelaku pencurian dapat segera ditangkap agar masyarakat kembali merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat.
Di sisi lain, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan kendaraan dan barang berharga disimpan di tempat yang aman. Masyarakat juga didorong untuk mengaktifkan kembali ronda malam atau sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta segera melaporkan kepada aparat apabila melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan.
Dengan adanya kerja sama antara warga, pemerintah desa, dan aparat kepolisian, diharapkan situasi keamanan di Kampung Nanggul dapat kembali kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dihantui rasa khawatir.
Bmbg






