Klikpantura.com Kabupaten Tangerang– Pekerjaan proyek pembangunan turab P3A yang berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di wilayah desa Buaran mangga Kecamatan Pakuhaji, menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Seroja. Lembaga tersebut menyoroti, belum optimalnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi proyek,” Sabtu (10/07/2026)
Ketua LSM Seroja, Muhidin, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah pekerja yang diduga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap saat melaksanakan aktivitas di lapangan. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan para pekerja.
“Kami berharap seluruh pekerjaan konstruksi yang dibiayai negara benar-benar mengedepankan aspek keselamatan kerja. Penerapan K3 bukan hanya kewajiban administrasi, tetapi merupakan bentuk perlindungan terhadap tenaga kerja,” ujarnya.

Selain persoalan K3, LSM Seroja juga meminta adanya pengawasan yang lebih maksimal terhadap pelaksanaan proyek agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan teknis, spesifikasi, dan peraturan yang berlaku.
LSM Seroja mendorong pihak kontraktor pelaksana maupun pengawas proyek untuk segera melakukan evaluasi apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar keselamatan kerja. Mereka juga meminta BBWS melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkala demi meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi diatur dalam berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3, serta ketentuan lain yang mengatur pelaksanaan jasa konstruksi. Regulasi tersebut mewajibkan setiap penyedia jasa konstruksi memastikan pekerja menggunakan APD sesuai standar dan menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Hingga berita ini ditulis, pihak BBWS maupun kontraktor pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan yang disampaikan LSM Seroja. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh konfirmasi dan klarifikasi sehingga pemberitaan tetap berimbang.
Abet






