Taman Akasia Sukatani Rajeg Dikepung Banjir, Warga Minta Gorong-gorong Jalan Batu Nunggul Dibongkar

IMG 20260308 WA0127 Klik Pantura

Klikpantura.com Kabupaten Tangerang— Hujan deras yang mengguyur wilayah Rajeg sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari (8/3/2026) menyebabkan banjir cukup parah di Perumahan Taman Akasia, RW 013, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 02.00 WIB. Beberapa rumah bahkan terendam hingga ketinggian sekitar 60 sentimeter.

Humas RW 013 Sukatani, Thohirudin, mengatakan banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang membuat air meluap dari berbagai arah menuju kawasan perumahan.

“Sekitar jam dua dini hari air di depan rumah saya sudah setinggi pinggang. Banyak rumah warga yang terdampak, bahkan ada yang airnya masuk ke dalam rumah hingga sekitar 60 cm,” ujarnya.

IMG 20260308 WA0125 Klik Pantura

Menurutnya, air yang masuk ke kawasan Taman Akasia berasal dari beberapa titik, di antaranya dari arah kawasan industri PT Bosung, perumahan Batu Nunggul Residence, Kampung Batu Nunggul Atas, serta area dekat rumah warga setempat.

Selain itu, lambatnya surut air juga disebabkan oleh saluran pembuangan yang tidak mampu menampung debit air yang besar.

“Air tidak cepat surut karena terhambat gorong-gorong di Jalan Batu Nunggul. Saat debit air tinggi, gorong-gorong yang ada terlalu kecil dan sering tersumbat sampah setiap kali hujan,” jelas Thohirudin.

IMG 20260308 WA0126 Klik Pantura

Meski demikian, ia mengapresiasi sejumlah pihak yang sigap datang ke lokasi saat banjir terjadi, termasuk petugas pemadam kebakaran Rajeg, pihak PLN Cikupa, serta Lurah Sukatani yang turun langsung memantau kondisi warga.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga dan pengurus lingkungan yang berjaga sepanjang malam serta tim tanggap darurat RW 013 yang membantu membersihkan gorong-gorong dari kayu tumbang dan sampah yang terbawa arus.

Sementara itu, Ketua RW 013 Sukatani, Sanuri, menilai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut adalah dengan membongkar gorong-gorong di Jalan Batu Nunggul dan menggantinya dengan jembatan.

“Saya pikir tidak ada solusi lain. Gorong-gorong di Jalan Batu Nunggul sebaiknya segera dibongkar dan dibuatkan jembatan agar aliran air lebih lancar, sehingga banjir di Taman Akasia bisa cepat surut,” kata Sanuri.

Ia juga menyoroti bahwa selama 14 tahun Perumahan Taman Akasia belum mendapatkan perhatian pembangunan dari pemerintah daerah karena belum adanya serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) dari pengembang Puri Jaya.

Menurutnya, pembangunan jembatan di Jalan Batu Nunggul seharusnya dapat dilakukan pemerintah daerah karena jalan tersebut merupakan jalan kelurahan sehingga bisa dianggarkan tanpa terhambat persoalan PSU.

“Setidaknya pemerintah bisa memberikan perhatian nyata melalui pembangunan jembatan di Jalan Batu Nunggul. Kami berharap hal ini bisa segera direalisasikan agar banjir tidak terus terulang,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *